tawaran cita-cita Indonesia = kemandirian bangsa!

my mail on Friday, January 30, 2009 12:56 AM

Asw,

apakabar nih semua??

hehe..mau cerita dikit2, buat org2 yang bertanya2 kenapa saya mengurus akhir2 ini…iya..jd ceritanya lagi harot2nya sebarin meme tentang GKN…Gerakan Kebangkitan Nasional ini jadi cita2 yang diusung teman2 km itb skrg…sebuah gerakan yang kami bentuk dengan dasar berpikir masa depan yang harus kita kejar, sebagai bangsa yang berdaulat. (di attach juga sejumlah materi untuk di baca2)

Kalau temen2 sepakat, kita bikin yuk jadi indonesian dream… sekenceng kata KEMERDEKAAN. .atau REFORMASI… dan sekarang saatnya bergerak untuk KEMANDIRIAN. .

GKN pada dasarnya pake konsep opensource, collaborative communities, inisiatif berbasis trust dan integritas lewat metode penularan virus akal budi (meme). Cara pandang ‘GKN” adalah melihat bangsa Indonesia dibangun dengan tiga golongan besar yang saling beririsan, yaitu masyarakat ekonomi (pengusaha, pemodal), pemerintah (regulator), serta masyarakat sipil (yang biasa2 aja,kita2 ini). ketiganya saling beririsan dimana tiap irisan punya perannya masing2 yang saling menjaga kesetimbangan. irisan dari ketiganya, adalah perguruan tinggi, dimana kita memandang PT harusnya menjadi pusat pengetahuan, pusat kebudayaan, yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya. dengan demikian, PT diberdayakan sebagai think tank negara, sekaligus sebagai pemecah persoalan bangsa. dan kampus mampu mengakses ketiga elemen tersebut.

Konsep ini menjadi radikal karena orang tidak pernah percaya bahwa kita bisa menjadi bagian dr perubahan besar, jika kita benar bergerak. orang takut, karena tidak pernah mendapatkan ‘privilledge’ untuk menentukan masa depannya sendiri – lihat sejarah Indonesia dan penjajahan, serta proses demokrasi. low trust society Indonesia membuat masyarakatnya (baca: 3 elemen tsb) terbiasa berprasangka dan menebarkan kecurigaan psikologis. ditambah dengan inisiatif dan kreativitas yang dimatikan dengan pendidikan ‘mindset pekerja’ – baca sejarah pendidikan Indonesia – , terlihat mustahil bagi kebanyakan orang untuk menjadi aktor utama dari perubahan – ini menjelaskan kenapa si orang Indonesia latah – sehingga,tugas kita menjadi dobel, yaitu sambil mentransformasikan masyarakat jadi high trust society, sekaligus mendidik mereka berjiwa leader. kita harus counter semua energi negatif yang mungkin kini sering kita dengar di’hadiah’kan untuk Indonesia. Dengan energi positif, kita bilang : kita bisa maju karena emang kita punya Indonesia!

Selama ini kita selalu diperdaya dan dibuai dengan kemudah2an dan fasilitas yang secara tidak langsung membuat kita jadi tergantung sama bangsa lain. padahal, Indonesia punya semua untuk hidup berkecukupan, punya SDM yang kritis dan hebat, dan kita punya tanah air (inget jawabannya Agni si putri Indonesia pas pemilihan?dia bkin kita inget, kalau cuma kita yg punya istilah tanar air. super….) masalahnya, hal2 macam itu bkin kita jadi inferior. root of all evil. hehehe..terjebak dalam paradoks bahwa : Yah, kita tidak mampu! Untungnya, krismon dunia saat ini bisa jadi entry point yg super bagus. dgn dunia yang kacau, kita bisa mulai masukin peluang untuk menggiatkan pede dgn produk dan inovasi bangsa kita sendiri. karena kita emang bisa… tapi kita g pernah yakin dan trus mencoba.

Ada byk contoh ketergantungan2 yang g penting, tapi nyata. contoh ketergantungan : tiap tahun kita impor 6.5 juta ton gandum yg emang bukan produk dalam negeri, untuk bahan baku mie dll. inget berapa sering kita makan Indomie? nah…coba banyangin kalau kita bisa switch ketergantungan gandum kita ke tepung tapioka atau apapun yang bisa diolah juga jadi bahan mie..hehe seru kan? berhubung basisnya teknologi, pendekatannya lewat teknologi. cuma, harus ada juga manuver2 dari segi hukum, ekonomi, dll…karena kemandirian hanya terwujud dengan sinkronisasi yang baik lintas bidang lintas perilaku lintas tata masyarakat. jadi, GKN ini maksa anak2 itb untuk gaul dan ngajak kerjasama lintas keilmuan, dan bahkan lintas elemen (pemerintah, masyarakat sipil, swasta, dll) intinya… kita membangun masyarakat yang Inovatif dan Kreatif.

start with ideas…

ur ideas…

our ideas..

So, what’s ur bright ideas?

Mari kita jalanin bareng2 yuk.dari semua lini.dengan soul yang sama: kemandirian Indonesia. dgn GKN, tiap daerah dan wilayah adalah penting, tiap orang adalah penting, tiap gagasan adalah penting. karena itu kita butuh kalian untuk ikutan serta.33 propinsi. 13rb an pulau.ya, kita pasti bisa.menentukan masa depan kita sendiri. mau jadi seniman, artis, pengusaha, juru masak, atau apapun juga.karena kita ga pernah sendirian.

sebarin ya!!! boleh pake logonya, dan tularin semangatnya

wisuda juli jadinya agustus..yuhu..

karena bangsa menjadi besar ketika dia memang berusaha dan konkrit untuk menjadi besar


Wsw,

Shana

Advertisements

13 responses to “tawaran cita-cita Indonesia = kemandirian bangsa!

  1. USA juga melakukan hal yang sama waktu mereka tergantung pada impor bahan baku karet yakni getah pohon karet. Pada masa itu supplier mereka adalah Burma dan negara2 indochina yang lebih condong ke arah Uni Sovyet (komunis). Pemerintah USA menekankan industri untuk “menemukan” sesuatu untuk menghilangkan ketergantungan ini.
    Perguruan Tinggi dan Industri merespon dengan mengubah bahan baku dari getah karet menjadi hasil sintesa minyak bumi.

    Menurut saya ide yg ditulis Shana ini brillian dan konkrit, mudah2an memberi arah kepada peneliti2 dan pendidik2 di ITB dan PT2 lainnya untuk berkarya, mencari sumber bahan baku alternatif untuk berbagai produk yang kita hasilkan di Indonesia.

    Tapi kalau Indomie diganti bahan bakunya dari gandum ke beras, mudah2an rasanya ga berubah ya? Sudah terlanjur doyan dengan rasa yg sekarang..eh kalo dirubah jadi beras namanya “Bihun” yaH?

    Adithya Wicaksono
    TL-ITB 2002

  2. assalamu’alaykum wr wb

    maaf, masih ga nyambung.

    bisa tolong dijelaskan lagi gak, langkah strategis dan sistematisnya kayak gimana??

    mkasi kk

  3. wa’alaykumsalam,
    alhamdulillah baik.
    sukses ya, buaty GKN-nya. mudah2an bisa menjadi meme di setiap kepala orang indonesia. amin..

    beberapa tanggapan dari saya, mudah2an bisa jadi masukan :
    1. world is flat based method,ya? opensource, collaborative communities..
    2. PT sebagai think tank negara? menurut saya memang harusnya seperti itu. whehe.. tapi pak rektor ITB bilang ITB mo jadi WCU (World Class University)
    3. memang kita harus membangun kapastitas leadership di tiap pribadi orang2 indonesia, biar manusia2 indonesia tuh gak hanya mengekor aja kerjanya, selain itu jiwa entrepreneurship (pemberdayaan potensi dan antisipasi risiko) bener2 kudu ditanemin..

    mudah2an GKN ini bener2 bisa bermanfaat bagi kita semua. specially for my beloved Indonesia. Amin..

  4. Sampai saat ini kita masih menghadapi permasalahan yang sama, yang mungkin saja sampai beberapa generasi di bawah kita tidak akan ada perubahan..Dimulai dengan utang Indonesia, (meskipun pemerintah mengklaim kita sudah terbebas dari hutang IMF) tapi bukan berarti indonesia saat ini tidak punya hutang.
    Pada tahun 2002, hutang domestik dan luar negri Indonesia’s $152 Billion dollar, yang sama saja dengan 80% dari GDP. atau Rp.1.370.0 triliun Rupiah hutang indonesia ketika GDP indonesia Rp. 1.716.5 triliun rupiah. Pada Desember 2006, total public debt indonesia mencapai $144 billion USD dollar, atau sekitar 48% dari GDP. Pada akhir2008, Hutang Deomstik dan Luar Negri Indonesia berkisar $136 billion dollar, atau 36% dari GDP
    Indeks korupsi di Indonesia yang saat ini kedua terburuk di asia tenggara..
    Kondisi dunia pendidikan Indonesia yang tidak juga membaik walaupun anggaran pendidikan sudah mengalami kenaikan beberapa kali lipat..
    belum lagi permasalahan ideologi bangsa ini yang masih saja menjadi perdebatan
    terdengar skeptis memang, tapi ini realitas..akhirnya jadi lingkaran setan ketika kita mencoba memformulasikan permasalahan bangsa ini.
    Kalau kita menyatakan ujung pangkal permasalahan Indonesia adalah Hutangnya, maka pertanyaan berikutnya adalah bagaimana kita bisa menyelesaikan permaslahan hutang2 yang sudah menumpuk selama beberapa generasi ini?
    mungkin jawaban sederhananya adalah kita minta internasional court untuk membatalkan hutang Indonesia, karena world bank mengeluarkan hutang2 tersebut pada regim yang jelas2 korup seperti yang diatur oleh undang-undang internasional.
    Atau kita perlu mengikuti brussel dengan menyatakan Indonesia Bangkrut atau di default. tentu saja semua pilihan tersebut ada konsekuensi…
    Tapi kalau kita bicara kemandirian, sepertinya ini bukan hal yang mustahil..

  5. sebenernya beberapa temen sudah melakukan hal ini
    misalnya temen2 di bidang industri clothing dan musik

    fenomena clothing lokal di bdg yang akhirnya menasional sehingga menggeser posisi brand clothing impor untuk kalangan remaja dan kaum muda itu salah satu dari semangat untuk tidak mau diinjak2 oleh bangsa asing

    hal yg sama juga dilakukan oleh scene musik independen dengan semangat d.i.y nya, sehingga pasar musik lokal dapat tetap bersuara dan menjadi tuan rumah di negara sendiri

    yg penting adalah penanaman pola pikir ke diri kita masing2 bahwa kita muak dan lelah menjadi budak orang asing.
    jangan menunggu institusi yang bernama pemerintah, yg penting adalah militansi yang konsisten dan membangun networking yg solid

    insyaallah cita2 kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat indonesia dapat terwujud

    indonesiaku indonesiamu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s