lequoaila

kalau iseng ditanya,,jadi kita bisa ngapain untuk mandiri?

Posted in GKN notes by lequoaila on June 3, 2009

versi energi, pangan, pendidikan:

kembangkan entrepreneurship

baitul mal

pendidikan karakter

pendidikan calon ibu

menanam sendiri di kebun

ekspansi pertamina ke negara lain

takakura

optimalisasi energi alternatif

3 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. aria said, on June 7, 2009 at 3:00 pm

    kemandirian itu menciptakan equilibrium, kesepadanan (co-exist). yah mirip2 sama ‘daya saing’ lah, klo bahasa mentri perdagangan nya :) . kemandirian itu sebenernya suatu sikap mental. confidence. dan itu adalah pilihan. gimana biar bisa mandiri? mau tidak mau, kita harus mampu menciptakan dan membuat pilihan. karena tanpa mempunyai pilihan, tidak akan ada daya saing. sama kayak gue dan ibu penjual nasi warteg di pojokan jalan deket rumah. kalo bulan puasa, dan si ibu menutup warung nya, gue ga bisa makan. belajar dari situ, gue beli rice cooker dan bahan2 buat makan sahur. sekarang gue bisa punya pilihan, mau makan di warung atau masak sendiri (biarpun ga enak :D ). gue dan si ibu warteg sekarang co-exist dengan posisi tawar yg sama. gue tidak tergantung lagi sama dia, biarpun gue butuh dia… ya gitulah komen anak kos yg suka makan di warteg :)

  2. melur said, on June 15, 2009 at 6:47 am

    wah gue setuju banget tuh soal pendidikan calon ibu. karena menurut gw, menjadi ibu itu adalah pekerjaan paling mulia sekaligus paliiiiing berat di seluruh dunia!!!

  3. junitariany said, on September 14, 2009 at 2:37 pm

    Percaya diri! hoho


Leave a Reply