lequoaila

secarik nagabonar

May 27, 2008 · 6 Comments

Hai pemuda Indonesia, bangkitlah kau semua.

Negeri kita sudah merdeka

Genderang perang sudah berbunyi

dengarkan panggilan ibu Pertiwi!

_bang Pohan

ini baru nagabonar.

inspiring. jadul, tapi inspiring.

mencintai bangsa bisa digambarkan dengan sangat sederhana.

sederhana tapi mengena.

buktinya:

siapa yang tidak tertawa?

siapa yang tidak sedih?

siapa yang tidak tersadar?

siapa yang tidak tergerak?

siapa yang tidak menjadi semakin mencintai Indonesia?

this movie is good. fully recommended.

→ 6 CommentsCategories: Uncategorized

geura-geura

May 27, 2008 · 5 Comments

apa itu geura-geura?

hmm..saya bukan orang sunda nih..

tapi, barusan, ada orang bilang bgitu ke saya lewat fasilitas YM.

yah, ayo,

geura-geura = buru-buru

hmm

naon teh, ‘buru-buru’ yg mana?

hahaha..bingung kan?

buru-buru belajar buat ujian

buru-buru bersiap

buru-buru bergerak

buru-buru berjuang buat masyarakat

yah..sepakat bro..harus buru-buru…

asal ga keburu-buru..

hehehehe

→ 5 CommentsCategories: Uncategorized

Apakah kita siap bergerak?

May 23, 2008 · 5 Comments

Pola pikir manusia terbentuk berdasarkan pengalaman atau harapan yang ingin dicapainya di masa depan. Mana yang lebih mudah, pengalaman atau melihat masa depan? Saya rasa secara tidak sadar kita akan menjawab opsi yang pertama. Manusia lebih mudah percaya dengan pengalamannya, maupun pengalaman orang lain, daripada masa depannya. Apakah kita tidak sadar, bahwa ada perbedaan yang tipis antara pengalaman, trauma, maupun kisah kejayaan. Dimana kadang manusia menghardik sesuatu hanya karena dia pernah mengalami kejadian buruk dengan hal tersebut, dan kemudian berjanji tidak akan pernah mengulangi proses tersebut lagi, dengan harapan tidak akan pernah mengalami emosi yang sama lagi. Nah, apa bedanya dengan trauma.

Sebaliknya, untuk pengalaman senang manusia cenderung ingin mengulanginya sehingga seringkali kita lihat bahwa pengalaman indah cukup untuk membuat seorang bertahan di suatu tempat. Dan proses pengulangan ini, apakah kekal selamanya? atau nantinya tiba di saat-saat jenuh.

Mari kita lihat sisi sebaliknya, untuk melihat masa depan, manusia pun terpatron dengan pengalaman-pengalaman orang yang pernah melakukannya. Selalu, sulit untuk keluar dari kotak. Perasaan khawatir, cemas, takut, atau semangat berlebihan menjadikan kita enggan dan memilih untuk tidak menerobos apapun.

Apakah saat ini kita mau bergerak? Saya yakin kita mampu. Tembok besar di depan bukanlah penghalang, melainkan bentuk pemastian apakah kita benar-benar ingin mendapat apa yang ada dibelakangnya. Tembok disana akan membuat orang yang tidak benar-benar menginginkannya menyerah dan pergi. Tapi tidak dengan kita. Kita pasti bisa. Karena kita mau dan berusaha untuk menjadi mampu.

*akhirnya…setelah sekian lama g nulis..hehe

→ 5 CommentsCategories: Uncategorized

tentang gagal

February 6, 2008 · 33 Comments

hari ini gw belajar hal besar.

dari selembar buletin kluaran anak sma yang isinya menjawab pertanyaan di kepala.

here is the good news..

kegagalan kerap kita jadikan alasan untuk berhenti melangkah. namun, teman, jika anda bersikap seperti itu, bisa jadi anda keliru. Sebab kegagalan adalah sebuah cara Allah mengajarkan kepada kita tentang arti kesungguhan._buletinsmax

ingin hati merasakan nikmatnya kesungguhan dan keikhlasan. well, it is the ultimate ilmu kudu yang menjadi kunci kebahagiaan.

anw, terima kasih telah diberi kesempatan, untuk berbagi, untuk didengar, untuk mencoba merintis perubahan. domino. bola salju. yah, dengan layang-layang kita menerbangkan cita setinggi angkasa, biarkan dirinya merindukan pertemuan dengan sang awan, sang bintang, sang rembulan, sang mentari. dia punya hak untuk terbang tinggi.

negaraku punya hak untuk terbang tinggi

→ 33 CommentsCategories: Uncategorized

kalau punya waktu 1000 tahun

February 6, 2008 · 8 Comments

kalau punya waktu 1000 tahun,

aku akan berlayar melintasi 7 samudra dan 5 benua

menyelam ke dalam ribuan meter, mengenal lebih dekat makhluk laut yang baru kukenal lewat ensiklopedi atau tayangan discovery channel semata

mendaki ke jutaan pegunungan yang pernah berlomba untuk mencumbu awan menembus angkasa, sekedar menancapkan sepucuk bendera berlapis peluh kebanggaan

menebas hutan merasakan tanah mengamati perbincangan serangga yang cemas akan predator

berjabat tangan dengan 4 milyar lebih manusia yang pernah hidup di muka bumi, berganti kencang menjadi peyot, dan kemudian menyaksikan perubahan peradaban dunia

menemani dan mengamati perkembangan keturunanku turun temurun, melihat berjuta indahnya kelahiran dan mengalami berjuta perihnya kehilangan dan menyadari betapa istimewanya memiliki keluarga

menanam sepuluh pohon muda setiap harinya dan merawatnya menjadi hutan yang memberikan kesejukan pada dunia, menangkal pesatnya pemanasan lingkungan yang memaksa beruang kutub menjadi lebih dari peseluncur es

kemudian menyentuh rembulan dan menapakkan jejak kakiku disana, mencoba membentuk kontur lebih dari sekedar kelinci pembuat mochi yang seakan tidak pernah berubah akan zaman

kan kutaklukkan dunia

kan kutaklukkan angkasa

namun 1000 tahun mungkin tak kan cukup untuk ku bertunduk dan memuji akan kebesaran Nya

berdzikir akan penciptaan serta kehebatan Nya

aku mungkin akan banyak tertegun

dan kemudian menjadi paham

akan rencana Nya menciptakan dunia

akan rencana Nya menciptakan kita sebagai bagian dari dunia

kemudian menjadi sadar bahwa begitu singkat pertemuan dan kesempatan yang diberikan untuk kembali ke kebenaran

dan kemudian aku akan bersyukur

karena tidak perlu 1000 tahun untuk beriman

→ 8 CommentsCategories: Uncategorized

pledoi untuk apa

February 5, 2008 · 3 Comments

ngapain dibela.

wong jelas-jelas salah

wong jelas-jelas bikin kacau kondisi rumah tangga

wong jelas-jelas bikin kelaparan

ngapain dibela.

wong jelas-jelas dia g mau dibela

wong jelas-jelas dia ngaku salah

apaan pledoi

apaan pedoman

apaan nilai-nilai

semua udah campursari

orang main klaim

main bikin konvensi seenaknya

main bikin ritual seenaknya

ngapain dibela.

wong sudah g ngerti mana bener mana salah

jaman bikin orang gila jadi waras waras jadi gila

terbalik

→ 3 CommentsCategories: Uncategorized

The world wont change, unless we change how we see the world

December 29, 2007 · 11 Comments

yep!

jadi teringat..

are we one of them?

→ 11 CommentsCategories: Uncategorized

Enchanted

December 20, 2007 · 2 Comments

Enchanted!

Life is magical

Live your dream

Run your wheel of will

Have the faith to conquer

The whole world is singing melodies to accompany the journey

Reveal the world

Feel the energy

Spread the great news that the dreams are about to be come true

Live a life

Dream a future

Walk the line

Feel the spirit within

and then let the magic begins

menjadi positif tampak seperti mantra yang bisa menyulap good things becoming GREAT things…

→ 2 CommentsCategories: Uncategorized

gunakan hati

December 20, 2007 · 5 Comments

bertemu persimpangan bukan hal yang luar biasa

membuat keputusan adalah keharusan untuk tidak menunda

ketika hari ini saya melihat dunia, sedikit hati tergelitik dengan perasaan bahwa indahnya melakukan aktivitas dengan sepenuh hati. ketika beradu dengan keinginan, kelakuan, dan kenyataan yang terjadi, seringkali sejumlah pertanyaan menghujani kepala dengan meninggalkan keraguan luar biasa.

penasaran. cape. tapi ingin. tapi realita belum menerima idealita.

dalam hidup, kita melihat manusia sedemikian hebat dan sibuknya hingga 24 jam pun belum cukup untuk memuaskan hasrat penggalian pengetahuannya. we explore and explore all the time. we invent and invent all the time. the world is rolling, but then it left like that just by.

bayangkan. kalau jaman dulu Thomas Alva Edison harus menyalakan 1000 lampu sebelum akhirnya sebuah lampu pijar harapan pun berhasil, kini kita lihat bagaimana manusia rariweh untuk mematikan bohlam lampu dan menggantinya dengan lampu neon untuk mencegah global warming. yang lucu adalah, ternyata, teknologi belum segitunya mencintai dan memaknai nature life. kalau bumi rusak, ya itu berarti karena manusia…hmm, why on earth we do this all suicide thing?

tetapi Tuhan Maha Adil, beliau menciptakan manusia segitu indahnya dan membekalinya dengan akal untuk selalu berpikir. Dengan akal, kita bisa tahu bahwa lampu pijar memang tidak efektif, kemudian dikembangkan lagi menjadi lampu neon, lampu x, lampu y, dan lampu-lampu masa depan lainnya yang entah pasti akan semakin luar biasa.

kembali ke masalah hati. pernahkah terpikir, bahwa kadang kita lupa untuk merasakan apa yang kita kerjakan. Saya lupa merasakan kuliah. Saya lupa merasakan makan. Saya lupa merasakan bernafas. Saya lupa merasakan marah. Saya lupa merasakan senang. Saya lupa merasakan sedih. Saya lupa merasakan rasa. Saya lupa merasakan manusia.

Hei! itu semua ada RASA nya lho..it feels so HUMAN. kalian pernah tidak untuk berdiam sejenak dan merasakan betapa luar biasa istimewanya kita diberi kesempatan untuk menghirup makna dunia dibandingkan calon-calon kehidupan lainnya. kita memang istimewa, atau karena kebetulan saja? Yang jelas, Tuhan tidak pernah bermain dadu, dan kebetulan bukan bahasa di kamusNya.

menikmati apa yang kita lakukan harusnya memang lebih penting daripada melakukan sebanyak-banyak aktivitas tak bermakna. seringkali, kapitalisme dunia mengajarkan kita untuk berlari lebih cepat, lebih cepat lagi, dan lebih cepat lagi di trek persaingan pasar hingga entah tanpa sadar waktu berlalu dan kita tiba di akhir jaman tanpa pernah menabung apa-apa. hidup kita, belum berarti apa-apa. kita tidak meninggalkan apa-apa. kita tidak mengajarkan apa-apa. kita tidak merasakan apa-apa. ketika lelah berlari dan semakin tua, kita hanya terjatuh dan disalip oleh pelari-pelari lainnya yang lebih muda dan lebih matang.

sampai kapankah kita akan terus berlari. sampai kapankah jika memang tidak ada kepuasan yang eternal. tidakkah lebih indah jika kita berjalan santai, atau sesekali jogging pendek sambil melihat keindahan alam di kiri dan kanan jalan? tidakkah warna pelangi berhak untuk dilihat dan dipandang lebih dari sekedar sejenak sebagai bentuk syukur manusia dan pengingat akan kebesaran Tuhan?

Kita hanya mengenang kelelahan yang tidak signifikan. menutupi makna bahwa betapa berharganya perjalanan ketika hati digunakan, ketika rasa digunakan. ketika ultimate sense dipakai, manusia akan menjadi sangat manusia. semua yang dilakukan hanya untuk kebaikan, untuk beribadah kepada pencipta semesta. mendegarkan dan memaknai tanda-tanda kebesaran yang tersebar di antero jagat raya. Ini untuk kita.

Hati ada untuk merasa. maka, gunakanlah sebaik-baiknya untuk merasakan, dan untuk memanusiakan.

→ 5 CommentsCategories: Uncategorized

looking for bulbs

October 7, 2007 · 16 Comments

inspirasi!!!

ada yang jual tidak?hehehehe…

selamat berlebaran..penuh cinta dan kasih sayang..

maafkan diriku ya,

→ 16 CommentsCategories: Uncategorized